Untitled Love (Part Three)

May 10th, 2008 by f-friends

bus malam itu terus melaju menembus malam pulau dewata Bali. sembari terus berharap untuk dapat mengenalnya lebih jauh lagi, ku sandarkan punggungku, duduk di kursi penumpang yg sepi, kebetulan tak ada yg menempati kursi no 12 yg ada di sebelahku. dengan leluasa kaki dapat ku rentangkan dan menikmati perjalanan yang ku harapkan dapat menjadi perjalanan yg dapat ku kenang manis. waktu makan siang telah tiba, sambil mengusap mata yg memerah kelelahan, aku berdiri. bus malam itu telah memasuki halaman parkir rumah makan yg akan menjadi tempat makan siang kami semua. aku berdiri dan kemudian berjalan ke arah kursi depan no 3/4 yg menjadi tempat duduknya. memberanikan diri, kusapa dengan sedikit rasa lelah, "turun yuk, makan"…..tanpa menunggu, aku terus melaju. turun dari bis, dengan mata merah kelelahan, aku langsung menuju toilet umum yg telah tersedia. kantung kemihku terasa ingin meledak menahan kencing, dan aku langsung menuju sebuah toilet yg kosong. seeeeeeerrrrrrrrr…….rasanya sangat melegakan. setelah sekalian membasuh muka ini agar terasa lebih segar. sore itu, ketika sedang menyantap makananku, dia datang dan ku sambut dengan senyum. tak akan pernah aku sangka, dia mengambil kursi dan duduk persis di depanku. perasaan senang bercambur gugup terasa begitu indah. waw, tak ku sangka dia duduk di depanku, fikirku. yang menambah kebahagian yang ku rasakan adalah ketika dia dengan sebotol freshtea kemudian memesan dua gelas dengan es batu kepada pelayan rumah makan tersebut. sejenak ku fikir, "banyak juga minumnya anak ini, kecil-kecil boros juga ya…..apa ntar ga takut kebelet pipis" aku tersenyum bingung dan merasa keheranan. kuberanikan berkata, "apa ga kelebihan, ga takut pa ntar kebelet pipis, pake pesen es batu dua gelas..?…."yang satu kan buat kamu", jawabnya. "oo yang satunya buat aku tho….. ma kasih lho, baik banget siii" ujar ku. "siapa dulu….leeta…" tukasnya,  sangat  menyenangkan  dapat  mengenalnya dalam perjalanan kali ini , bisikku dalam hati. sembari menyantap hidangan, dengan obrolan yg mengalir perlahan, kuberanikan diri untuk meminta no handphone-nya, dan tanpa ragu ia berikan kepadaku, bahkan aku sendiri yg memasukkan nomerku ke contact list hp-nya. "ya Allah, apa ini suatu pertanda yang Engkau berikan untukku..?" hatin ini penuh pertanyaan, karena aku ingin dia menjadi milikku seutuhnya.

waktunya untuk melanjutkan perjalanan, setelah semua selesai dengan makan siangnya. bus malampun kembali menyusuri jalan menuju pelabuhan gili manuk Bali bagian barat. ingin rasanya melanjutkan obrolan itu, ketika itu juga ku coba untuk memberanikan diri untuk duduk di sampingnya. obrolan yg menyenangkan dengan diiringi canda tawa, dan tentunya berusa untuk mengetahui jati dirinya yg menyenangkan, cantik dan mempesona.  melihatnya ingin merebahkan kepala karena kelelahan, aku beranjak dari sampingnya dan berkata " hey, ntar kalo kesepian dan pingin ngobrol, ke belakang aja y !" kataku. dengan reaksinya yg hampir menganggukkan kepalanya aku bergegas menuju belakang, di kursi no 11, sendirian lagi karena tak ada yang menempati kursi 12 yang tepat di sampingku. bus itupun terus melaju……..to be continued….

Untitled Love (Part Two)

February 5th, 2008 by f-friends

Ferry itu akhirnya datang juga, dengan sedikit penumpang karena hari itu adalah arus balik setelah hari2 liburan berlalu. satu persatu beriringan motor dengan roda dua, empat, enam, dan delapan beranjak memenuhi dek dasar kapal ferry tersebut, termasuk Bus yg aku tumpangi hari itu. bebondong2 para penumpang bus malam mencari tempat duduk yg tersedia di dek ke-dua yg memang dikhususkan untuk para penumpang. kembali hati ini aku kuatkan, "aku harus mengenalnya" bisik hatiku. perlahan ku ikuti langkah kaki yg melangkah tersebut, langkah kaki menuju kerumunan penumpang yg menyesaki dek dua ferry tersebut. langkah kaki itu terlihat begitu anggun, ketika Dia menghampiri kios dan memesan sebungkus Pop Mie. ini saatnya, aku harus memesan sebungkus Pop Mie juga. ku tatap Dia, dan hampir mulut ini berkata ketika Dia melangkah pergi seakan mengetahui isi hati ini yg menginginkan dirinya. "Ya Allah jangan buat hati ini menyerah begitu saja", do’aku saat itu. aku masih terdiam menunggu pelayan itu melayaniku, dan Wanita itupun menghilang entah kemana. "aku harus mengejarnya, harus…!!!" gumamku hampir terdengar. ku raih Pop Mie tersebut dan langsung melangkahkan hati ini mengejar langkah kakinya. entah kemana perginya, ku cari ke setiap sudut ferry tersebut dan tak ada yg aku temukan selain kerumunan para penumpang. aku terus mencari sampai dek ke-tiga, masih tetap tidak ada sosok yg ku cari. akupun terduduk diam, terus berharap untuk menemukannya, berharap dan terus berharap. empat jam penyebrangan Pelabuhan Lembar menuju Pelabuhan Padang Bay Bali, ku tempuh tanpa putus asa dan terus berharap untuk menemukan dirinya. ketika akhirnya kapal ferry itu hampir berlabuh, aku masih mencari-cari dan akhirnya sosok mungil, manis, cantik, dan anggun dengan kacamata dan jilbab putihnya itu kutemukan juga. bersandar di dinding besi kapal dan sedang memegang HandPhonenya, sepertinya sedang asik sms-an. perlahan dan pasti, kakiku melangkah mendekatinya dan ku kuatkan hati yg sedang berdegup kencang ini untuk menyapanya……

aku : hai…..?! sendirian…?
dia : ya
aku : kuliah di Jogja ya, dimana ?
dia : kuliah di UMY
aku : jurusan apa ?
dia : Kedokteran Gigi, KG….

ya Allah….Terima kasih !….karena terlalu bahagia, ato mungkin karena kegugupan hati ini, aku lupa mengenalkan namaku…."O iya, aku Farhan, Nama kamu siapa ?" tanyaku. "Lita" jawabnya, "Lita", nama yg begitu indah terdengar oleh telinga ini. sosok yg mempesona itu bernama "Lita". dan perkenalan itu pun berlanjut dengan percakapan dan obrolan serta gurauan yg seakan tak ingin aku hentikan. dada ini masih berdegup kencang, tp ku coba untuk menenangkan diri…..percakapan demi percakapan pu terjadi dan mengalir perlahan dan pasti. saat hati ini mulai menjadi tenang, akhirnya ferry tersebut berlabuh dan kami pun beranjak memasuki bus kembali. sore itu penuh dengan keindahan menemani perjalananku menembus pulau Dewata. hati ini penuh kebahagiaan yg membawa harapan yg selama ini aku do’akan dan harapkan……

to be continued…..

Untitled Love (part one)

January 19th, 2008 by f-friends

Suatu hari dalam perjalanan yg sangat aku harapkan. hari itu tanggal 11 bulan 11 akhir tahun 2005, akhir sebuah liburan hari raya ‘idul fitry. berangkat dengan bus malam, duduk di barisan kursi bernomer 11. aku melangkah memasuki bis dengan tas punggung kecilku melingkari bahu kiriku. pandanganku sekilas menangkap wajah mungil berkerudung putih dengan tubuh mungil terbalut baju berlengan panjang bercorak bungan berwarna coklat. aku berlalu, meletakkan tas punggungku dan turun kembali untuk perpisahan yg ke sekian kalinya dengan keluargaku yg mengantarkan kepergianku pagi itu. beberapa waktu kemudian bus harus berangkat menuju kota yg selalu aku tuju, Yogyakarta, itulah tujuanku. sekali lagi wajah mungil itu menggodaku untuk berpaling kepadanya. kali ini aku memberanikan diri menatapnya lebih lama dan wajah itu begitu memikat hati ini. aku terduduk, sambil melambaikan tangan perpisahan kepada ‘mamik’, ‘umy’, dan adik-adikku, dan bispun mulai melaju, meninggalkan terminal Mandalika, berangsur menuju tepi pantai pelabuhan Lembar.  terbersit dalam hati, "aku harus mengenalnya, aku harus berkenalan dengannya, harus"….!!!. kupersiapkan keberanian dalam diri yg selama ini belum pernah ku keluarkan dan fikirku "inilah saat yg aku harus miliki, aku harus berani". aku bingung, apa yg harus aku lakukan, kapan aku harus menyapanya, ya Allah…aku harus bagaimana..? fikirku.pagi itu keterlambatan ferry itu membuat segalanya terasa melelahkan, waktu terasa berjalan lamban. terbersit harap, mudah2an saat penyebrangan di atas ferry nanti akan ada waktu untuk menyapanya….dalam hati ini do’a ku bisikkan "ya Allah berikan aku keberanian untuk kali ini saja…untuk menyapanya..!!"

Terhanyut

August 2nd, 2007 by f-friends

>>>>>>seorang laki-laki berdiri
memandang penuh kekosongan, memandang
fajar pagi yg baru saja membuka hari
dengan mata sayu, dengan malasnya ia
bangkit menyonsong jiwa-jiwa penuh dosa,
berdiri membelakanginya
>>>>>>seorang
lelaki berdiri di antara kenangan masa
lalu dan kenyataan hari ini, membatu tak
bergeming, terhanyut dalam waktu yg
takkan pernah berhenti, melangkah dan
berayun egois
>>>>>>>seorang lelaki
berdiri bersandarkan udara pagi, dengan
sebatang rokok menyala, menerbangkan
asap tipisnya meracuni udara pagi, tetap
saja , lelaki itu menghisap dan terus
menghisap racun itu, tanpa tahu kapan ia
kan tersadar
>>>>>>>seorang laki-laki
berdiri termangu sepi, di antara hari yg
berganti, terhanyut waktu yg mengalir
tak berhenti, menghisap sebatang rokok
dengan asap tipis membumbung tinggi,
mungkin dia berharap sesaat waktu kan
berhenti, mempersilahkan jiwa-jiwa yg
tertatih untuk menyebrangi jalan tak
bertepi
>>>>>>>seorang laki-laki
berdiri, sendiri, sepi, terhanyut waktu
yg tak akan dapat kembali…..

in tears

May 8th, 2007 by f-friends

tears of the heart are pouring
and it keeps crying
lost in space without you who I belive in

weeping eyes of loneliness
gazing through emptiness
that won’t subsiding

the clock is ticking
and it keeps shouting
recalling the moments
those i’v been missing

please give me back my happiness
and I’ll keep You in loving
please…! make this sorrow fading
and I will never be crying
no…..no more crying….
but for you I will be….

Ayat-Ayat CINTA

April 21st, 2007 by f-friends

bagi pecinta NOVEL….pasti dan harus sudah membaca novel yang satu ini yaitu "Ayat-ayat Cinta"….sebelumnya aku blm pernah baca yang namanya novel….gara2 seorang yang seneng baca novel, aku jd ikut2an seneng baca novel….bukannya ngikut trenz….soale jd penasaran….knp novel bisa bikin seseorang berubah. pngin jg mengerti perasaan orang ketika mbaca novel itu sendiri…bgmana? novel ini adlh salah satu yang tervavorit sekarang ini dan sedang heboh-hebohnya. apa boleh buat harus aq baca ya khan???? memang menyentuh dan membangun kpribadian seseorang. sayang akhir yang  aq harapkan  tidak  terbaca….(sangat menyesakkan ketika seseorang rela mati demi orang yang terkasih…dan akhirnya "maria" harus mati pada akhir cerita  cintanya…seharusnya  kau hidup "maria"…bagiq, kamu harus hidup…(maksa buanget ya??)) tp…. apa boleh buat penulisnya maunya kayak getu…"maria" I suka kamu…..

children of heaven

March 11th, 2007 by f-friends

so inspiring… so… beautiful. this film is picturing the affection of a brother strugling achiving some happiness for his young sister… isn’t that beautiful ??